![]() |
| mungkinkah kau mencintaiku? |
disini saya hanya akan menyampaikan pendapat saya saja apabila seseorang mengalami hal tersebut.
Yang terjadi bilamana pertanyaan tersebut telah terlontarkan adalah, sebuah penyesalan. Yang dimana pada akhir cerita kita baru sadar, ternyata selama ini kita memendam rasa kepadanya dan ternyata dia juga menyimpan rasa yang sama, namun kita tak pernah tahu bahwa dia juga memiliki rasa yang sama terhadap kita, mungkin karena sikapnya yang biasa dan acuh tak acuh, padahal mungkin si dia bersikap seperti itu hanya untuk membuktikan kesungguhan hati kita apakah kita benar-benar menyanginya, atau hanya sekedar ingin tahu bagaimana sih dirinya yang sesungguhnya.
Dengan prasangka buruk yang kita lontarkan kepada dirinya akan sikapnya yang tidak merespon, kita tidak mampu membaca apa ada maksud lain dari sikapnya itu ???
Hingga waktupun berlarut-larut,dan pada akhirnya, kita melupakannya. Dan yang terjadi adalah dia yang membaliki kita, mengangap kita sudah tak punya rasa lagi kepadanya. Padahal mungkin dia sudah sangat menanti sebuah tindakan dari kita untuk meyakinkan dia.
Hingga akhirnya,pertanyaan yang munculpun saat anda berhadapan langsung dengannya, dan segala hal telah berlalu adalah BAGAIMANA AKU TAHU KALAU KAMU MENYUKAIKU JUGA ???
Entah mengapa hal seperti ini dapat terjadi ??
mungkin karena sikap yang terlalu menutupi diri sendiri akan perasaan?? atau memang tak mampu mengungkapkan apa yang sebenarnya kita rasakan pada diri kita masing-masing sehingga menganggap bahwa si dia tak pernah membalas perhatian kita sebagai bukti bahwa kita menyayanginya,namun sesungguhnya kita tak pernah tahu ,apa yang sebenarnya ada di fikiran si dia tentang sikap perhatian kita kepadanya?? mungkin saja dia menunggu dan menanti untuk mengetahui kebenaran dari maksud hati kita.
Jadi kesimpulannya, kita harus lebih membuka diri dan menyatakan kebenaran hati kita kepada si dia yang menjadi tujuan dari hati kita, agar tidak terjadi kesalahpahaman anatara kita dan dia.







